Senin, 19 Desember 2011

kuli bangunan dimasyarakat indonesia ini dianggap sebagai profesi yang murahan, kasar dan menggelikan . sudah menjadi harga mati , stigma negatif untuk seorang kuli bagunan . opini seperti ini harus dibantah agar tidak terlalu meremehkan karya seni seorang kuli bangunan .menurut saya kuli bangunan sama saja seperti pekerja seni (seniman) .setara dengan musisi ,pelukis,pemahat patung dan pembuat tatto . lewat manipulasi tangan kreatifnya dia menyulap bata dan pasir menjadi rumah minimalis yang cantik dan elegan .esensinya bukan pada tenaga atau latar belakang pendidikanya bahkan profesinya tapi 'makna' estetika dari profesi kuli bangunan tersebut.kuli bangunan bahkan terkesan lebih maco daripada pekerja kantoran yang hanya bisa main laptop dan shoping baju jika ada waktu senggang..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar